Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Rabu, 06 Februari 2013

LAPORAN PRAKTIKUM BOTANI FARMASI FOTOSINTESIS


A. Judul
     Plasmolisis Tumbuhan Hydrilla Verticillata
B. Tujuan
1.         Untuk mengamati mekanisme Fotosintesis pada Tanaman Hydrilla Verticillata
2.         Untuk melihat pengaruh warna pada aktivitas fotosintesis dengan mengukur volume oksigen yang dihasilkan.
C. Tinjauan Pustaka
            Fotosintesis berasal dari kata foton yang berarti cahaya, dan sintesis yang berarti menyusun.Jadi fotosintesis dapat diartikan sebagai suatu penyusunan senyawa kimia kompleks yang memerlukan energi cahaya. Sumber energi cahaya alami adalah matahari. Proses ini dapat berlangsung karena adanya suatu pigmen tertentu dengan bahan CO2 dan H2O. Cahaya matahari terdiri atas beberapa spektrum, masing-masing spektrum mempunyai panjang gelombang berbeda, sehingga pengaruhnya terhadap proses fotosintesis juga berbeda. Untuk mengetahui ada atau tidaknya amilum yang terdapat dalam proses fotosintesis dapat dilakukan dengan berbagai percobaan, diantaranya dengan memberi perlakuan variasi cahaya matahari yang berbeda pada daun tumbuhan dan mengujinya dengan larutan JKJ untuk memperoleh hasil dan data yang bervariasi antara daun tumbuhan sampel. Organisasi dan fungsi suatu sel hidup bergantung pada persediaan energi yang tak henti-hentinya. Sumber energi ini tersimpan dalam molekul-molekul organik seperti karbohidrat. Organisme heterotrofik, seperti ragi dan kita sendiri, hidup dan tumbuh dengan memasukan molekul-molekul organik ke dalam sel-selnya (Lakitan, 2007).
Klorofil adalah pigmen hijau fotosintesis yang terdapat dalam tanaman, algae dan cyanobakteria. Nama klorofil barasal dari bahasa yunani yaitu chlorophyll (choloros = green (hijau) dan phyllon = leaf (daun)). Fungsi klorofil pada tanaman adalah menyerap energy dari sinar matahari untuk digunakan dalam proses fotosintesis. Fotosintesis adalah Proses perubahan zat anorganik H2O dan  CO2 oleh klorofil dengan bantuan   cahaya/sinar matahari menjadi zat organik  karbohidrat. Reaksi dari fotosintesis dapat dituliskan pada persamaan sebagai berikut (Heddy, 1990):
6CO2 + 2 H2O + energy cahaya+ Klorofil => C6H12O6 + 2 H2O
Persamaan ini dihasilkan bahan organic yang mengandung energy kimia potensial dan oksigen. Oleh karena itu dalam fotosintesis, energy radiasi cahaya diubah menjadi energy kimia dalam senyawa organik yang stabil (semacam karbohidrat). Proses fotosintesis merupakan bagian penting bagi kehidupan, karena:
      1.      Sebagai sumber energi bagi semua mahluk hidup.
      2.      Pertumbuhan dan hasil tumbuh dipengaruhi oleh kecepatan fotosintesis.
      3.      Diperlukan untuk sintesis berbagai senyawa organic yang diperlukan.
      4.      Menyediakan oksigen bagi kehidupan (Guritno, 1995).
Filter (1991) menyatakan bahwa warna daun berasal dari klorofil, pigmen warna hijau yang terdapat di dalam kloroplas. Energi cahaya yang diserap klorofil inilah yang menggerakkan sitesis molekul makanan dalam kloroplas. Kloroplas ditemukan terutama dalam sel mesofil, yaitu jaringan yang terdapat di bagian dalam daun. Karbon dioksida masuk ke dalam daun, dan oksigen keluar, melalui pori mikroskopik yang di sebut stomata.
            Dartius (1991) menyatakan bahwa kloroplas berasal dari proplastid kecil (plastid yang belum dewasa, kecil dan hampir tak berwarna, dengan sedikit atau tanpa membran dalam). Pada umumnya proplastid berasal hanya dari sel telur yang tak terbuahi, sperma tak berperan disini. Proplastid membelah pada saat embrio berkembang, dan berkembang menjadi kloroplas ketika daun dan batang terbentuk. Kloroplas muda juga aktif membelah, khususnya bila organ mengandung kloroplas terpajan pada cahaya. Jadi, tiap sel daun dewasa sering mengandung beberapa ratus kloroplas.
            Walkins (1989) menyatakan bahwa Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhanalga, dan beberapa jenis bakteri untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. Hampir semua makhluk hidup bergantung dari energi yang dihasilkan dalam fotosintesis. Akibatnya fotosintesis menjadi sangat penting bagi kehidupan di bumi. Fotosintesis juga berjasa menghasilkan sebagian besar oksigen yang terdapat di atmosfer bumi. Organisme yang menghasilkan energi melalui fotosintesis (photos berarti cahaya) disebut sebagai fototrof. Fotosintesis merupakan salah satu cara asimilasikarbon karena dalam fotosintesis karbon bebas dari CO2 diikat (difiksasi) menjadi gulasebagai molekul penyimpan energi.
            Heddy (1990) menyatakan bahwa fotosintesis hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan dan ganggang hijau yang bersifat autotrof. Artinya keduanya mampu menangkap energi matahari untuk menyintesis molekul-molekul organik kaya energi dari precursor organik H2O dan CO2. Sementara itu, hewan dan manusia tergolong heterotrof, yaitu memerlukan suplay senyawa-senyawa organik dari lingkungan (tumbuhan) karena hewan dan manusia tidak dapat menyintesis karbohidrat. Karena itu, hewan dan manusia bergantung pada organisme autotrof.
D. Alat dan Bahan
1.       Hydrilla verticillata
2.      Buffer Karbonat : K2CO3 & NaHCO3
3.      Air
4.      Chamber (Toples)
5.      Lampu senter warna merah, kuning, hijau dan biru
6.      Pipa kapiler (d=1mm/r=0,5mm)
7.      Tabung kapiler
8.      Spite
9.      Statif
10.  Penggaris
11.  Alat tulis
12.  Buku tulis



E. Cara Kerja                                                                                          
1.    Susunlah alat dan bahan sesuai tempatnya. Setelah itu masukkan air kedalam gelas beker yang telah berisi tumbuhan Hydrilla pada corong gelas. Tabung reaksi harus terisi air yang penuh dan tidak ada gelembung udara didalamnya

2.      Setelah semua sudah siap, hidupkan dan arahkan pada Hydrilla verticillata yang ada di dalam chamber dengan jarak ± 30cm
3.      Lakukan  cara kerja no.2 itu berulang-ulang dengan mengunakan warna yang berbeda-beda yaitu merah,kuning,hijau dan biru
4.      Amati laju fotosintesis dan gunakan petunjuk (indikator) keluarnya gelembung oksigen yang tertampung di tabung teaksi terbalik. Jika gelembung oksigen banyak, berarti laju fotosintesis tinggi
5.      Setelah 30 menit, hitunglah gelembung yang terbentuk dari 5 menit terakhir di setiap gelas beker lalu tambahkan hasil dari setiap 5 menit

F. Hasil Pengamatan

No
Warna Cahaya Senter (Spektrum Warna
Panjang Gelembung (t)
Volume O2 dalam waktu 30 menit
1
Merah
11.58 cm = 115,8 mm
90,98 mm3
2
Biru
8,9 cm = 89 mm
69,865 mm3
3
Hijau
2,7 cm = 27 mm
21,195 mm3
4
Kuning
13,1 cm = 131 mm
102,835 mm3









Panjang gelombang 595-574 ɱu adalah warna kuning. Panjang Gelembung (t) =13,1 cm = 131 mm. Volume O2 dalam waktu 30 menit =102,835 mm3
Panjang gelombang 750-626 ɱu adalah warna merah .Panjang Gelembung (t) =11,58 cm = 115,8 mm. Volume O2 dalam waktu 30 menit =69,865 mm3
Panjang gelombang 574-490 ɱu adalah warna hijau. Panjang Gelembung (t) =2,7 cm = 27 mm. Volume O2 dalam waktu 30 menit =21,195 mm3
Panjang gelombang 490-435 ɱu adalah warna biru.Panjang Gelembung (t) =13,1 cm = 131 mm. Volume O2 dalam waktu 30 menit =69,865 mm3


                                  

G. Pembahasan

        Pada proses fotosintesis jika semakin banyak CO2 yang dihasilkan maka akan semakin besar fotosintesisnya, dimana dilihat dari percobaan yang memakai kertas transparan, dimana yang paling banyak menyerap sinar biru dan merah adalah kertas transparan warna kuning dan control karena tumbuhan akan memntulkan warna kuning dan menyerap warna selain kuning yaitu biru dan merah yang sangat berguna untuk fotosintesis. Kloroplast mengandung beberapa pigmen. Sebagai contoh, klorofil a terutama menyerap cahaya biru-violet dan merah. Klorofil b menyerap cahaya biru dan oranye dan memantulkan cahaya kuning-hijau. Klorofil a berperan langsung dalam reaksi terang, sedangkan klorofil b tidak secara langsung berperan dalam reaksi terang. Dalam praktikum ini, anda akan mempelajari peranan jenis cahaya tersebut terhadap fotosintesis, dengan cara mengamati terbentuknya pati pada daun tanaman yang telah disinari dengan jenis cahaya yang berbeda-beda. Pada percobaan ini dapat dilihat dari tabel bahwa O2 yang paling banyak dihasilkan yaitu pada percobaan yang diletakkan pada tempat cahaya matahari langsung. Dapat diperhatikan jika hasil O2 sudah banyak, maka proses fotosintesis berlangsung dengan cepat di tempat terkena cahaya, dibandingkan di dalam ruangan bahkan di tempat gelap tidak terjadi fotosintesis.
          Cahaya matahari ditangkap daun sebagai foton. Tidak semua radiasi matahari mampu diserap tanaman, cahaya tampak, dg panjang gelombang 400 s/d 700 nm. Faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi yang sampai ke bumi: sudut datang, panjang hari, komposis atmosfer. Cahaya yang diserap daun 1-5% untuk fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun dan transpirasi. Faktor yang menentukan besarnya radiasi matahari ke bumi: 1)Sudut datang matahari (dari suatu titik tertentu di bumi) 2) Panjang hari 3) Keadaan atmosfer (kandungan debu dan uap air). Cahaya memberikan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman/pohon secara langsung melalui tumbuhan hijau atau melalui organisme lain, hal ini tergantung kepada zat-zat organik yang disintesa oleh tumbuhan hijau. Kualitas cahaya berkaitan erat dengan panjang gelombang, dimana panjang gelombang ungu dan biru mempunyai foton yang lebih berenergi bila dibanding dengan panjang gelombang jingga dan merah. Kualitas cahaya dibedakan berdasarkan panjang gelombang menjadi :
a.       Panjang gelombang 750-626 ɱu adalah warna merah.
b.      Panjang gelombang 626-595 ɱu adalah warna orange/jingga.
c.       Panjang gelombang 595-574 ɱu adalah warna kuning.
d.      Panjang gelombang 574-490 ɱu adalah warna hijau.
e.       Panjang gelombang 490-435 ɱu adalah warna biru.
f.       Panjang gelombang 435-400 ɱu adalah warna ungu.
Semua warna-warni dari panjang gelombang ini mempengaruhi terhadap fotosintesis dan juga mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan perkembangan pohon baik secara generatif maupun vegetatif, tetapi kuning dan hijau dimanfaatkan oleh tanaman sangat sedikit, panjang gelombang yang paling banyak diabsorbsi beada di wilayah violet sampai biru dan orange sampai merah Yang paling cepat proses fotosintesisnya pada praktikum diatas ialah kuning.
H. Kesimpulan
Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa :
1.      Fotosintesis adalah suatu proses metabolisme dalam tanaman untuk membentuk karbohidrat dengan memakai karbondioksida (CO2) dari udara dan air (H2O) dari dalam tanah dengan bantuan cahaya matahari dan klorofil.
2.      Intensitas cahaya matahari dan karbondioksida ikut mempengaruhi pembentukan oksigen pada proses ini.
3.      Fotosintesis adalah suatu proses biologi yang kompleks dengan menggunakan energi matahari, CO2 dan H2O yang menghasilkan karbohidrat dan oksigen.
4.      Panjang gelombang dan CO2 menentukan perbedaan pada percobaan tersebut dimana menghasilkan volume oksigen yang berbeda-beda
Daftar Pustaka
  1. Dwijoseputro, D. 1983. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia. Jakarta.
  2. Filter, A. H. dan R. K. M. Hay. 1991. Fisiologi Lingkungan Tanaman. UGM Press. Yogyakarta.
  3. Guritno, B. dan Sitompul, S. M. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman.UGM Press. Yogyakarta.
  4. Tjitrosoepomo, H.S. 1998. Botani Umum. UGM Press. Yogyakarta.

0 komentar:

Poskan Komentar